Google+ Followers

08 February 2009

PERUBAHAN IKLIM, KONVERSI LAHAN DAS CILIWUNG

PERUBAHAN IKLIM, KONVERSI LAHAN
oleh Arwin Sabar
KK Teknologi Pengelolaan Lingkungan, FTSL, ITB


ABSTRAK

Kawasan pesisir Jakarta seringkali rentan terhadap banjir dan genangan di musim hujan. Kenaikan muka laut di teluk Jakarta (1925-2005) hasil analisa regresi linear sebesar 0.575 cm/th. Dengan menggunakan analisa spasial terdapat tendensi kuat terjadi pemberdayaan pesisir Jakarta Utara (1991-2003 ) dari Kamal Muara sampai Sunda kelapa terjadi penambahan daratan sebesar 390, 24 km2 dengan lebar 1,5 km untuk itu ,perlu dilakukan pengecekan lapangan ketepatan hasil overlay peta.

Degradasi di pesisir tidak lepas dari pengaruh kiriman air dari hulu Ciliwung, dengan menggunakan watershead model statistical hydrology diketahui di DAS Ciliwung selama 30 tahun 1977-2007 terjadi penurunan fungsi hidrologi ditandai dengan koefisien air limpasan semakin meningkat diikuti semakin turunnya baseflow (aliran dasar) , ekstrimitas debit ini berdampak pada terjadinya degradasi debit rencana. Hal ini disebabkan karena konversi lahan suksesif dari hutan menjadi budidaya lahan , pemukiman pedesan dan urban
Ancaman banjir di pesisir Jakarta didekati dengan simulasi kanal prismatik 1 dimensi persamaan Saint Venant dengan boundary condition banjir jakarta 2007 dimana pasang surut teluk jakarta kurva banjir di pos Sugutamu-Depok. Dari penelusuran rambatan gelombang banjir ke hilir , pengaruh kirimana air dari hulu lebih dominan dibandingkan dampak pasang surut di hilir, kenaikan muka laut sampai 50 tahun pengaruhnya tidak signifikan sedangkan perbedayaan lahan pesisir pantai ke arah laut (reklamasi), berdampak semakin sulitnya air membuang ke laut ditandai semakin tingginya muka air di pesisir lama
Perubahan iklim ,Konversi lahan tidak terkendali & pemberdayaan pesisir pantai ke arah laut berdasarkan studi akademis banjir 2007 berdampak terjadinya degradasi rezim hidrologis di DAS Ciliwung ditandai semakin meningkatnya ancaman banjir di kawasan pesisir Jakarta disertai dengan fenomena kenaikan muka laut di Teluk Jakarta diperburuk lagi dengan reklamasi pantai & turunnya muka tanah akibat eksploatasi air tanah berlebih , mengakibatkan semakin tinggi dan luas genangan di setiap kejadian banjir Jakarta pada masa yang akan datang .

Kata kunci: Perubahan Iklim ,Konversi lahan, pemberdayaan pesisir pantai , kurva banjir ,pasang surut , Kenaikan muka laut , anacaman banjir di pesisir

No comments: