Google+ Followers

05 February 2009

Peningkatan Akitvitas Matahari


Banyak penelitian yang berusaha menguak apakah terjadi tren peningkatan aktivitas sunspot dan lidah api di permukaan Matahari. Namun, sejauh ini masih sedikit bukit-bukti yang menguatkan terjadinya tern peningkatan tersebut. Salah satu usaha dilakukan Badan Antariksa Jepang (JAXA) dengan mengirim satelit pemantau SolarB.

Dengan metode yang berbeda, tim peneliti internasional yang dipimpin Usoskin mempelajari meteorit yang jauh ke permukaan Bumi selama 240 tahun terakhir. Dengan menganalisis kandungan Titanium-44, salah satu isotopnya yang bersifat radioaktif, tim menemukan peningkatan radioaktivitas Matahari selama abad ke-20.

Meski demikian, dalam beberapa dekade terakhir, aktivitas Matahari stabil pada level tertentu. Aktivitas Matahari berkisar pada level lebih tinggi dari level tertinggi yang pernah dicapai dalam catatan data historis.

Pada penelitian sebelumnya, para peneliti mengukur tren aktivitas Matahari dengan mempelajari lingkaran garis pertumbuhan pohon dan lapisan es di Greenland dan Antartika. Padahal, proses perubahan ini tidak hanya dipengaruhi aktivitas Matahari namun juga proses di permukaan Bumi.

Sedangkan, pada penelitian terakhir, isotop yang diukur tidak terpengaruh kondisi di Bumi. Hasil penelitian yang dimuat dalam jurnal Astronomy & Astrophysics Letters ini merupakan bukti terjadinya peningkatan aktivitas Matahari dalam 100 tahun terakhir.

Sumber: LiveScience.com
Penulis: Wah

No comments: