23 June 2011

Peran Sains dan Teknologi Khususnya Telematika dalam Pengembangan Berkelanjutan

Peran Sains dan Teknologi Khususnya Telematika dalam Pengembangan Berkelanjutan
Prof. Dr. The Houw Liong

Pengembangan Sains dan Teknologi
Matematika mempunyai landasan yang sangat kokoh karena selalu dibangun dari aksioma kemudian dalil dan segala pernyataan matematik harus dapat dibuktikan secara logis dari aksioma. Kebenaran aritmatika dan logika formal tidak pernah diragukan, bahkan sekarang menjadi landasan kerja komputer yang dikenal sebagai Arithmetic Logical Unit.
Pengetahuan alam yang benar dibangun berdasarkan metoda ilmiah yang dikenal sebagai logico-empiricism. Sejak abad pertengahan metoda ilmiah berkembang dengan hukum-hukum alam yang berhasil dirumuskan oleh para fisikawan seperti hukum gerak benda, hukum gravitasi oleh Newton; gejala listrik dan magnet yang merupakan dasar untuk berkembangnya teknologi telekomunikasi oleh Maxwell; hukum termodinamika, dan lain-lain. Hukum-hukum alam tersebut dikenal sebagai hukum fisika klasik yang menjadi landasan tercetusnya teknologi yang dikenal sebagai Revolusi Industri I: mesin menggantikan otot.
Revolusi industri I ini membawa perubahan pola hidup yang sangat besar bagi umat manusia: tumbuhnya kota besar yang merupakan pusat industri dan perdagangan, urbanisasi, tumbuhnya teknologi yang memboroskan pemakaian sumber alam, timbulnya pencemaran/polusi dan terjadinya kelompok yang mempunyai modal besar dan menguasai teknologi yang dapat mengumpulkan kekayaan yang besar dan kelompok buruh dan petani yang umumnya tetap miskin.
Perkembangan fisika modern yang dipelopori oleh Einstein dengan teori relativitasnya dan Planck, Bohr, Schroedinger, Heisenberg, ... dengan mekanika kuantumnya menjadi landasan untuk berkembangnya teknologi nuklir, semikonduktor, integrated circuit, mikroelektronik, laser, komputer,robotika, dll., sehingga tercetusnya Revolusi Industri II: komputer menggantikan otak .
Bidang yang maju pesat merupakan penggabungan kemampuan komputer dan telekomunikasi yang dikenal sebagai telematika. Tumbuhnya perusahaan raksasa dalam bidang telematika atau yang memanfaatkan telematika menimbulkan perusahaan yang kekayaan dan kekuasaanya sangat besar.
Namun, industrialisasi yang disertai pertumbuhan penduduk yang pesat mengakibatkan menipisnya sumber alam, terdesaknya daerah pertanian, timbulnya pencemaran serta memperlebar jurang kelompok si kaya dan si miskin. Pertumbuhan semacam ini menuju ke pertumbuhan yang menuju ke keadaan krisis (unsustainable development).

Telematika
Telematika masa depan menawarkan berbagai kemungkinan baru dalam cara kerja manusia misalnya pengaruh berkembangnya telemetri, teleprinter, teleprocessing, teletext, telemedicine, telecommerce, laboratory automation, flexible manufacturing, distance learning, dan lain-lain. Memungkinkan pembangunan masyarakat tanpa uang kertas (cashless society), kantor tanpa kertas, sehingga menghemat sumber alam. Selain itu orang dapat bekerja di rumah atau tempat yang terdistribusi tidak perlu dipusatkan di suatu tempat yang diharapkan mencegah orang berbondong-bondong ke pusat kota, sehingga dapat menghemat bahan bakar untuk transport.
Telematika merupakan sarana yang penting dalam menyatukan pemikir-pemikir umat manusia yang mengutamakan kepentingan bersama dalam pengembangan yang berkelanjutan.

Pengembangan Berkelanjutan
Selain memperkaya pengetahuan manusia mengenai alam semesta dan dirinya sendiri dan masyarakatnya, perkembangan pengetahuan ini juga menimbulkan teknologi yang baru seperti bioteknologi, nanoteknologi, komputer kuantum, neural chip, robot yang mirip manusia, dan lain-lain.
Apakah pengetahuan manusia mengenai sistem kompleks, kecerdasannya, kearifannya, kesadaran manusia terdapatnya nilai luhur yang bersumber pada agama dan tradisi akan mengangkat harkat dan martabat umat manusia dapat mengalahkan persoalan pertambahan entropi yang terlalu cepat yang dihadapi manusia sekarang yaitu persoalan meningkatnya kebutuhan karena meningkatnya populasi manusia secara eksponensial yang disertai dengan kerusakan lingkungan hidup, meningkatnya pencemaran, menipisnya sumber alam bertambah lebarnya jurang kaya – miskin?
Selain itu hal yang perlu diselesaikan ialah konflik antar kelompok, antar bangsa, antar ideologi, antar agama?
Untuk mengatasi hal tersebut diperlukan manusia yang dapat melepaskan diri dari kepentingan diri sendiri atau kepentingan kelompok yang berjangka pendek, diperlukan manusia yang dapat berpikir ke masa depan yang dapat memanfaatkan teknologi yang menghemat sumber alam, menjaga kelestarian lingkungan hidup, mengurangi pencemaran, gaya hidup yang memiliki toleransi terhadap kebinekaan dan memanfaatkannya untuk kepentingan bersama demi kelangsungan pengembangan umat manusia.

No comments: