04 January 2009

Analisis Prediksi Banjir Sungai Ciliwung

Sains, Filsafat Sains dan Teknologi


Analisis Prediksi Banjir DAS Ciliwung

Model prediksi banjir dengan metode Jaringan Saraf Tiruan dan logika samar belum peka terhadap fluktuasi curah hujan yang sangat besar, karena bencana banjir tidak semata–mata ditentukan oleh curah hujan tetapi faktor lain juga sangat penting. Pendangkalan dan penyempitan WAS menyebabkan kapasitas sungai terhadap curah hujan berkurang. Pendangkalan Sungai Ciliwung yang mencapai 1,5 m dan penyempitannya dari 60 m menjadi sekitar 20 m, akan menyebabkan peluapan air sungai untuk jumlah curah hujan sama.
Prediksi jangka pendek dengan akurarsi lebih baik beberapa hari sebelum kejadian dapat dilakukan dengan tepat melalui model atmosfer dan model curah hujan – limpasan. Namun model ini memerlukan masukan dari radar cuaca atau satelit cuaca serta data topografi, tutupan lahan , koefisien kekasaran dan saluran air.
Prediksi 6—10 jam sebelum banjir bandang ( banjir kiriman dari hulu Ciliwung) sudah dilakukan oleh PWSCC dengan sistem telemetri yang memantau ketinggian muka air. Tinggi muka air lebih besar dari 2m di Depok yang berlangsung beberapa jam akan menyebabkan luapan air di bantaran sungai sekitar Bukit Duri dan Kampung Melayu.

No comments: